Atlit Balap GP 2 Indonesia

Sejak masih berkiprah di Formula 3 Eropa, Sean Gelael memang selalu menyukai balapan di sirkuit Monte Carlo, Monako. Dalam 2 tahun sebelumnya, pembalap Pertamina Prema Theodore Racing itu sealu berhasil menyelesaikan lomba di papan tengah. Ia masih beradaptasi untuk bisa masuk ke zona point atau 10 besar. Ini karena tidak bisa sembarangan untuk bisa mengambil alih posisi lawan di sirkuit jalan raya paling bersejarah itu. Jika salah ambil titik pengereman maka akan menabrak dinding pembatas. Itu dipelajari benar oleh Sean. Saat F2 Monako (25-26/5) Ia memulai lomba dari grid ke-12 dan langsung masuk posisi 7 pada beberapa lap pembuka dan mempertahankan posisi tersebut saat jarak antar pembalap mulai merenggang.

Tinggal masalah strategi penggantian ban agar posisinya tidak tertinggal jauh. Ditambah, banyak insiden yang terjadi sepanjang balapan dan juga menimpa para pembalap di barisan depan. Salah satunya yang menimpa Alexander Albon (DAMS Racing) di lap ke-16. Berniat masuk pit untuk mengganti ban, Albon ditabrak dari belakang oleh rekan setim Sean, Nick de Vries dan membuat Albon menghentikan balapan saat itu juga. Posisi Sean pun naik cepat ke posisi 5 saatlap ke-30. Ia makin gaspol dan membuka jarak dengan pembalap di belakangnya. “Ban sudah saya ganti lebih awal dan pembalap di depan saya belum mengganti ban. Itu bisa jadi peluang saat mereka masukpitdan menggunakan ban baru yang belum terlalu panas,”Sean memperhitungkan. Benar saja, putra Ricardo Gelael ini langsung naik ke peringkat 2 di penghujung balapan hingga selesai. Podium kedua ini menjadi podium pertamanya untuk musim ini setelah terakhir kali ia raih saat di GP2 Azerbaijan 2016. “Mereka bilang di Monako itu tidak bisa mendahului, namun saya bisa fnish di posisi kedua setelah start dari posisi 12. Kondisi mobil dan suhu aspal sangat mendukung, sehingga saya bisa melesat jauh ke barisan depan. Podium ini menjadi sangat berharga karena saya mendapatkannya di sirkuit bersejarah,”tutur Sean

BERINGASNYA GRUP TERDEPAN

Karena meraih podium kedua, Sean memulai balapan kedua dari grid ke-7 untuk balapan kedua. Ia langsung merasakan beringasnya persaingan pembalap di barisan terdepan saat balapan di Monako. Start sudah bagus dan ia langsung merangsek ke posisi 5 Pembalap yang memburunya di belakang membuatnya agak kehilangan konsentrasi. “Sampai akhirnya saya kehilangan kesempatan untuk menginjak gas di titik yang seharusnya dan mobil agak susah dikendalikan,”tuturnya. “Mobil langsung naikkerb dan terbang cukup tinggi hingga menabrak pembatas. Saya meminta maaf untuk tim karena tidak berhasil mengulang keberhasilan di race pertama. Saya akan coba lagi di ronde berikutnya,”lirih Sean yang juga hobi basket. Meski demikian, peringkat Sean langsung meningkat ke peringkat 9 klasemen sementara dengan torehan 29 point. Semoga podium lagi brodi Perancis!