Cara Meningkatkan Harga Jual Rumah Bagian 1

Menentukan harga jual rumah merupakan hal yang susah-susah gampang. Yang pertama kali terlintas dalam benak saat menjual rumah pastinya berapa keuntungan yang akan didulang. Bila salah siasat, bukan untung yang Anda dapat, eh malahan buntung. Padahal, banyak cara yang dapat dilakukan guna meningkatkan harga rumah sebelum dijual. Melakukan perubahan pada beberapa bagian rumah sehingga mempercantik tampilan setiap sudut ruang, dapat menarik hati para pembeli. Mulai dari mengubah tampilan depan, merenovasi kecilkecilan, sampai memasukkan beberapa furnitur pun diyakini dapat meningkatkan harga rumah. Lalu, apa saja yang sebaiknya dilakukan penjual guna mendapatkan harga rumah yang lebih tinggi?

Merenovasi Fasad dan Bagian Depan Rumah

Fasad merupakan bagian rumah yang pertama kali dilihat oleh pembeli. Kesan pembeli terhadap rumah Anda pun dapat dilihat melalui mimiknya kala melihat bagian fasad. Bila bagian ini sudah menarik perhatiannya maka akan dengan mudah mengambil hati mereka.

Menurut broker properti dari ERA STAR Hafrizal Chan, walaupun bagian dalam rumahnya bagus tapi pembeli tidak menyukai bagian depan, percuma saja karena bisa jadi pembeli tidak mau membeli rumahnya. Hafriz al menambahkan, bila terdapat lahan kosong di bagian depan rumah, buatlah taman. Pastikan taman terlihat asri dan tertata dengan indah. Mengganti pagar rumah menjadi baru juga hal yang dapat menambah harga jual rumah. Namun, patut diperhatikan bahwa pagar yang dipilih haruslah sesuai dengan model rumah. Bila salah pilih, akan terlihat tidak serasi dan dapat merusak keselarasan eksterior rumah.

Melengkapi dengan Furniture

Tak dapat dipungkiri bahwa banyak pembeli yang ingin membeli rumah dalam keadaan siap pakai alias full furnished. Dengan melengkapi beberapa furnitur, jelas dapat menaikkan harga jual rumah. Anda dapat meletakkan furnitur standar, seperti kitchen set, sofa, dan lemari. F urnitur yang dipilih pun tetap harus disesuaikan dengan model rumah agar tetap serasi.

Namun, perlu diperhatikan juga bahwa bila Anda menjual rumah full furnished, tidak semua pembeli tertarik dengan furnitur yang Anda sediakan. “Banyak juga pembeli yang mau rumahnya saja, tidak mau full furnished karena tidak cocok dengan perabotannya,” ujar Hafriz al. Maka dari itu, Anda harus pintar-pintar mencocokkan model rumah dengan isi perabotannya sebab selera pembeli tidak semuanya sama.

Selain itu, banyak pula pembeli yang telah memiliki furniturnya sendiri. Tak jarang, bila terdapat rumah yang telah full furnished, banyak pembeli yang akan menawar berapa harga rumah bila tanpa perabotan tersebut. Selain furniture tak lupa juga sebuah genset untuk sumber energi listrik alternaif. Toko jual genset 150 Kva Banjarmasin memiliki mesin yang original dan bergaransi. Dengan begitu akan awet dan tahan lama serta irit dalam hal bahan bakar.

Menata Ruang

Bila rumah yang akan dijual tanpa furnitur, Anda dapat menyiasatinya dengan penataan ruang yang baik. Diperlukan kelihaian Anda dalam menata ruang demi ruang. Anda dapat mengonsultasikannya terlebih dahulu ke desainer interior atau arsitek sebab mereka jauh lebih mengetahui seni dalam menata ruang. Broker yang juga dari ERA STAR, Chita Aprilia menambahkan, bila ada bagian rumah yang kurang bagus, broker akan memberi masukan mengenai hal apa saja yang perlu diperbaiki.

Namun, hal ini kembali lagi kepada penjual, apakah mau diperbaiki atau tidak. Selain itu, perhatikan pula bagian-bagian dinding yang semula tertutup oleh furnitur Anda, seperti lemari atau meja. Ada baiknya Anda membersihkan sisi dinding tersebut sebab biasanya banyak debu yang menumpuk. Bersihkan debu dari sudut-sudut ruangan rumah agar ruangan semakin terlihat luas, lapang, cerah, dan bersih.

baca juga artikel lanjutannya di : https://orwellcelebration.org/cara-meningkatkan-harga-jual-rumah-bagian-2/