Hana Pandai Merangkai Kata Part 1

Pentingnya menstimulasi dan merangsang anak sudah saya buktikan. Sejumlah kemenangan dalam berbagai lomba, di antaranya lomba mendongeng dan menulis, berhasil diraih anakku. Anakku itu, Hana, sudah bisa bicara di usia 9 bulan, lo. Kata pertamanya adalah “yah, jatuh”; “apa itu?”; “siapa?”; dan lainnya. Menjelang 2 tahun, Hana mampu merangkai kata. Kemampuan bicaranya terus meningkat.

Dia memang lebih lebih lancar berbicara dibandingkan anak lain. Karenanya, saya ajak Hana ikut kegiatan Komuni tas Dongeng Minggu di Gramedia Matraman meski usianya belum genap 3 tahun. Tujuannya, selain bersosialisasi, siapa tahu ia tertarik dengan dunia mendongeng. Ternyata, Hana memang sangat tertarik mendongeng. Di usia 4 tahun, ia ikut lomba mendongeng yang diadakan komunitas ini.

Buat saya, tak masalah jika Hana tidak berhasil menjadi juara, yang penting ia mendapatkan pengalaman sekaligus mengasah kepercayaan dirinya. Ia tak patah semangat dan terus berlatih, baik di komu nitas maupun di rumah. Kerja kerasnya berhasil, pada lomba ketiga saat usia 6 tahun, Hana menjadi juara ketiga mendongeng di komunitas ini.

Setelah itu Hana diajak tur mendongeng oleh komu nitas ini ke berbagai tempat. Kegiatan ini sangat positif untuk meningkatkan kemampuan men dongengnya dan kepercayaan dirinya. Ia pun menjadi langganan pengisi acara mendongeng di sekolah maupun ulang tahun sahabat dan kerabat.

JUARA MENULIS

Tak hanya mendongeng, Hana pun sangat suka membaca buku dan menulis cerita. Sewaktu hadir di Dongeng Minggu yang diadakan di Toko Buku Gramedia Matraman, Hana selalu membawa pulang buku baru. Saya berpikir, apakah saya perlu menstimulasi agar Hana juga gemar menulis? Kebetulan, saya dengar dua penulis cilik, Ramya dan Rizky Nur Fajri meluncurkan novel, saya ajak Hana datang untuk melihat langsung. Dari acara itu, pikiran Hana sepertinya terbuka.

“Ternyata anak-anak bisa menulis juga ya, Bun?” ujar Hana kagum. “Aku juga mau jadi penulis!” Saya pun memberi ruang bagi Hana mengembangkan kemampuannya menulis dengan membuatkan blog, www. hana.tingkahanak .com. Di blog ini Hana bebas menulis apa saja yang ia suka. Hana juga saya ikutkan ke sebuah pelatihan menulis. Ternyata ia memang berbakat, kemampuan menulisnya meningkat pesat.

artikel selanjutnya : https://orwellcelebration.org/hana-pandai-merangkai-kata-part-2/