Tips Memadukan Warna Agar Rumah Makin Ceria

Tips Memadukan Warna Agar Rumah Makin Ceria – S aat ingin memberi warna baru pada rumah Anda, hal pertama yang harus diputuskan adalah memilih paduan warnanya. Begitu banyak pilihan warna cat yang tersedia di toko. Belum lagi jenis warna baru yang rutin dikeluarkan oleh produsen cat setiap tahunnya. Belum lagi furnitur hingga ke pernakpernik ruang yang kini tersedia dalam pilihan warna yang beraneka. Ini memungkinkan Anda untuk menerapkan beberapa warna sekaligus pada interior. Warna merah pada dinding, putih pada furnitur, kuning pada aksesori, sepertinya terkesan ramai sekali ya? Memadu-padankan warna pada interior memang tidak bisa sembarang campur. Ada beberapa warna yang memang cocok untuk dipadukan, ada pula yang justru membuat “sakit mata”. Trik yang paling mudah adalah dengan menentukan warna favorit Anda. Setelah itu, Anda dapat memutuskan warna tambahan apa yang cocok dipadukan dengan warna favorit tersebut. Untuk mengetahui warnawarna tambahan tersebut, Anda dapat memilihnya pada diagram warna Warna apa yang cocok untuk dipadukan dengan merah atau biru atau kuning? Anda bisa mengikuti skema pemasangan warna seperti monokromatik, analogus, dan komplementer. Berikut ini penjabarannya.

Monokromatik

Skema warna ini terbilang paling mudah karena pada dasarnya Anda hanya memerlukan satu warna utama. Untuk warnawarna tambahannya, Anda hanya perlu menggunakan gradasi dari warna utama tersebut. Contohnya bila Anda ingin menggunakan warna merah biru, maka warna tambahan lainnya dapat berupa biru tua, biru muda, bahkan biru yang cenderung ke putih. Kunci utamanya adalah penambahan gelap-terang pada warna utama tersebut.

Analogus

Skema warna analogus cukup terbilang aman namun tetap bervariasi. Anda hanya perlu menggunakan 2 hingga 4 warna yang bersebelahan pada diagram warna. Contohnya bila Anda ingin menggunakan kuning, Anda bisa menambahkan warna lainnya seperti kuning hijau (hijau limau), kuning oranye, dan oranye. Meskipun terkesan ramai, namun warna-warna tersebut akan tetap tampak selaras karena perpindahan warnanya tidak terlalu kontras.

Komplementer

Bagi Anda yang ingin lebih ekspresif dengan skema warna yang berani, skema komplementer dapat menjadi pilihan yang tepat. Skema komplementer adalah skema di mana warna yang digunakan adalah warnawarna yang berseberangan pada diagram. Anda dapat menggunakan skema triad dengan 3 warna berseberangan, atau tetrad dengan 4 warna berseberangan. Contohnya bila Anda menggunakan warna hijau dengan skema triad, Anda dapat menambahkan 2 warna di seberangnya hingga membentuk pola segitiga. Dua warna di seberang hijau adalah oranye dan ungu. Dan bila Anda menggunakan skema tetrad, maka Anda dapat menambahkan 4 warna lainnya hingga membentuk pola segiempat. Tiga warna di seberang hijau adalah merah, kuning, dan ungu.

PENERAPAN WARNA

Dari dinding, furnitur, hingga elemen estetis seperti aksesori pajangan, semua dapat menjadi media penambah warna. Banyak orang mengira, semakin meriah kombinasi warna yang digunakan maka semakin ekspresif sebuah ruangan. Padahal banyak efek negatif yang bisa ditimbulkan. Seperti ruang terkesan sumpek karena ramainya warna, mata menjadi lelah karena warna yang terlalu mencolok, hingga rasa tidak betah akibat efek psikologis dari warna tertentu. Karena itu, ada beberapa faktor yang perlu Anda perhatikan dalam menerapkan warna pada interior.

  1. Dinding Warna yang paling aman untuk diterapkan pada dinding adalah warna dengan intensitas terang dan lembut. Contohnya warna putih, krem, biru muda, dan warna-warna pastel. Dengan warna-warna tersebut, ruang jadi terlihat lapang. Tapi tak ada salahnya bila Anda ingin mencoba warna-warna yang sedikit lebih berani seperti hijau, ungu, biru, ataupun kuning. Namun untuk mencegah tampilannya terlalu mendominasi, aplikasikan warna tersebut hanya pada satu bidang dinding. Kemudian untuk bidang dinding lainnya Anda dapat gunakan warna yang lebih netral.
  2. Furnitur Sofa, meja, tempat tidur, hingga lampu. Anda dapat menerapkan warnawarna yang berbeda pada setiap barang tersebut. Bila dulu kebanyakan furnitur hanya berwarna cokelat kayu, kini furnitur berwarna cerah telah menjadi andalan para desainer interior dalam memberikan nyawa pada ruang. Anda dapat menggunakan 1 warna pada beberapa benda, atau justru menabrakkan beberapa warna kontras. Atau bila Anda ingin sedikit bereksperimen, Anda dapat menggunakan 2 hingga 3 warna pada sebuah furnitur.
  3. Aksesori Warna aksen harus cukup menarik atensi, karena berperan sebagai elemen kejutan pada interior. Karena itu, Anda dapat mengaplikasikannya lewat keberadaan aksesori, yang meskipun letaknya menyebar pada ruang, komposisinya minim. Semakin banyak peletakkan aksesoris pada ruang Anda, semakin warna aksen tersebut dapat memeriahkan sudutsudut ruang

Persiapan Dalam Pemberian Warna di Rumah Anda

Persiapan merupakan hal penting dalam proses pemberian warna. Alat alat untuk mengecat harus di pastikan siap dan ready untuk di gunakan. Stok cat juga harus dipastikan cukup untuk mengecat rumah anda. Selain itu ada baiknya rumah anda di bekali dengan genset berkapasitas 10 kva. Untuk anda yang tinggal di jakarta pastikan rumah anda tersedia genset jakarta 10 kva, hal ini di perlukan sebagai sumber listrik cadangan bila sewaktu waktu mati listrik